[News] Blue Bird, CNBLUE dan Asal dari DNA Cinta
Apr 2013 24

“Mencari kebahagiaan melalui pagar rumah orang lain adalah hal yang bodoh. Kamu harus mencari burung biru kebahagian itu dibawah atap rumahmu sendiri.”

Sekelompok orang yang paling terkenal yang hidup dengan melakukan saran dari Maurice Maeterlinck dalam The Blue Bird ini mungkin adalah group laki-laki K-Pop CNBLUE. CNBLUE terdiri dari empat seniman berbakat :Lee Jong Hyun, Kang Min Hyuk, Lee Jung Shin, dan leader-nya Jung Yong Hwa. Setiap anggotanya adalah penyanyi sekaligus penulis lagu, aktor dan produser.

kl

Kepanjangan dari nama band ini adalah “Code Name BLUE.” “BLUE” itu sendiri bukan berarti warna yang sebenarnya, tetapi akronim inisial dari karakteristik keempat anggotanya. Meskipun demikian, nama mereka masih berpegang pada filosopi dari The Blue Bird yang mana setiap anggotanya mencari kebahagiaan dari satu sama lainnya dan menyebarkannya ke penjuru dunia. Sebagai hasilnya, CNBLUE adalah sebuah metafora dari pabrik yang memproduksi cinta dari empat karaktersistik yang berbeda diwakili setiap anggota band tersebut: Burning Lee Jong Hyun, Lovely Kang Min Hyuk, Untouchable Lee Jung Shin, dan Emotional Jung Yong Hwa.

Jong Hyun memiliki semua kualitas seorang golden boy – tinggi, paras yang tampan, keahlian taekwondo, judo dan berenang yang unggul dan fasih berbahasa Jepang. Meskipin demikian, Ia memilih CNBLUE sebagai kebanggaan dirinya, mengklaim bahwa CNBLUE adalah team yang benar-benar luar biasa dalam sebuah interview dengan majalah Oricon Style Jepang Agustus lalu. Leader Jung Yong Hwa mengamini, lalu menambahkan bahwa mereka adalah band yang sangat bahagia yang ia banggakan. Jika di Korea, pernyataan golden boy Jong Hyun akan terdengar terlalu rendah hati, berbatasan dengan sinsime. Namun, suara dari anggota band ini membuktikan ketulusan cinta mereka pada grup ini.

 

Setelah mereka lulus SMA, keempat anggotanya hidup dalam kesulitan. Mereka harus tampil di depan sedikit penonton yang berkerumun diluar stasiun Shinjuku di Tokyo, stasiun Shibuya, Yoyogi Park, dan tempat lainnya. Meskipun begitu, Jungshin terkenang, “Aku bahagia saat itu karena memiliki musik dan rekan-rekan yang mendorongku melewati kesulitan.” Pertemanan mereka yang terjalin melalui suka maupun duka muncul dalam lirik [lagu] CNBLUE, seperti “The tears and sweat rolling down my face/ There is paradise/ Such chaos and dismay drown me in my despair and tears/ The wandering continues but I’m trying to enjoy it day by day”* dalam lagu mereka Feeling.

 

BCufmTOCAAA_Q-I

Penyayang tidak hanya tertuju pada Minhyuk. Ketika Jungshin dan YongHwa memiliki jadwal yang berbeda, Jungshin menelpon Yong dan berkata padanya, “Selamat malam, Hyung. Aku meninggalkan beberapa minuman vitamin di mejamu. Pastikan untuk meminumnya sebelum kau tidur.” Yong sangat terharu. Tahun lalu, dalam sebuah interview dengan majalah Jepang Junon, Minhyuk mengungkapkan bahwa Jonghyun seperti kakaknya sendiri. Jonghyun, di sisi lain, menggambarkan Minhyuk peduli selayaknya ibunya sendiri. Jungshin pun memuji pemimpin grup mereka demi memiliki hati sehangat matahari. Mereka semua menekankan bahwa pertemanan mereka akan terus berlangsung hingga mereka tua.

Setelah benar-benar merasakan cinta, CNBLUE meneruskan untuk membagi kebahagiaan. Selama empat tahun semenjak debut mereka, band ini telah mengekspresikan diri mereka kepada para fans melalui konser mereka. Akan tetapi, sudah tiga tahun mereka telah memberikan kembali kepada masyarakat dengan membantu orang miskin. Yonghwa adalah selebriti pertama yang bertanya secara online di portal Korea Naver mengenai cara untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Pertanyaannya, yang di tulis pada 5 April 2011, menerima banyak jawaban dan pujian.

Menyadari semangat dari band ini untuk menyebarkan kebahagiaan, CNBLUE telah aktif secara nasional dan internasional dalam membantu [orang] yang kekurangan. Melalui Donation Concert.com (www.k-popgiveconcert.com), CNBLUE telah mengkontribusikan talenta musik mereka untuk donasi beras tahuan kepada Korea Food for the Hungry International sejak Juni 2011 untuk para lansia yang hidup sendiri. Secara internasional, mereka telah membangun CNBLUE School tahun lalu di Desa Niamadougou, Burkina Faso. Lebih lanjut, mereka katakana pada 4 April bahwa mereka berencana unuk membangun sekolah lain di Afrika dengan donasi yang didapat dari tur dunia mereka. Kendati jadwal padat mereka disibukkan dengan syuting drama dan rekaman lagu, CNBLUE tidak pernah berhenti dari tur konser mereka keliling Asia, Oseania, Eropa dan Amerika Utara dan Selatan untuk mendapatkan lebih banyak donasi.

Untitled

Sebelumnya pada 6 Arpil, konser CNBLUE di Taiwan untuk 11,000 penggemar muncul dalam CTV News lokal dan channel terkenal lainnya. Satu dari highlight pada konser ini adalah Yonghwa menyanyikan lagu ciptaannya sendiri I’m Sorry secara akustik setelah menampilkan versi aslinya yang dipenuhi dengan ketukan enerjik. Lagu Coffee Shop pun disambut tepuk tangan meriah dari penonton, membuktikan album RE:BLUE milik mereka sebagai No.1 di U.S Billboard World Album Chart. CNBLUE akan meneruskan rangkaian tur mereka ke Singapura pada 13 April, diikuti Bangkok, Hong Kong, Seoul pada bulan Mei, dan akhirnya Sydney, Filipina dan Beijing pada bulan Juni.

Keempat anggota band ini mengakui bahwa pengalaman berat mereka telah membawa mereka untuk menemukan rasa cinta yang tulus terhadap kemanusian. Mereka sungguh-sungguh berharap [dapat] berbagi serta mengurangi kesulitan orang miskin. CNBLUE semakin menyerupai “The Blue Bird”, yang mana melambangkan harapan dunia kita.

 

*Air mata dan peluh mengalir di wajahku/ Ada surga/ Kekacauan dan cemas seperti itu menenggelamkanku dalam putus asa dan tangis/ Perjalanan terus berlanjut tetapi aku mencoba untuk menikmatinya hari demi hari

Source: The Korea Herald (khnews@heraldcorp.com
By chocotrees @cnblue4ina