[NEWS] Ulasan konser “Stand Up” CNBLUE & FT Island oleh Majalah German
May 2012 16

9 Maret, tepat dari Nokia Theater (Los Angeles, California), FT Island dan CNBLUE bergabung menggelar konser dan hal itu merupakan malam yang sangat berharga untuk diingat. Hal lain apa yang bisa dikatakan hanyalah FT Island dan CNBLUE!!

Sebelum konser berlangsung, ada sebuah jumpa fans dari berbagai penjuru Amerika seperti Maine, Washington, dan New York. Adapun beberapa penggemar international yang datang dari Jepang, Korea Selatan, Swedia, El Salvador, Meksiko, dan Puerto Rico. K-pop sungguh tak memiliki batasan karena k-pop dapat mengikat siapapun dari berbagai penjuru dunia. Para penggemar terlihat menggenakan fan signs, bendera FT Island, handuk CNBLUE, dan light stick kedua group. Orang-orang bahkan mengenaliku dan bertanya “Hey, apakah kamu penari dari Youtube itu?”

Para penggemar menyanyikan sebuah lagu ulang tahun dalam bahasa korea untuk Hongki sebelum pintu masuk dibuka. Itu merupakan peristiwa yang menyenangkan. Lampu menyala dan kerumuman mulai liar dengan teriakan, tepuk tangan karena momen itu merupakan moment yang dinantikan orang-orang sejak berbulan-bulan di Nokia, dan dalam hitungan detik CNBLUE akan muncul di atas panggung, mengguncang tepat di depan para penonton. Dan di sanalah mereka penggemar CNBLUE baik pria maupun wanita berteriak sekencang-kencangnya untuk menunjukkan dukungan mereka bagi group favorit mereka.

CNBLUE menyanyikan intuition, in my head, love girl, one time, dan beberapa lagu lain. Maaf Ladies, tidak ada OST dari heartstrings “Because I miss You” yang aku tau pasti akan membuat venue menangis . Sebuah lagu yang indah. Energi malam itu cukup tinggi dan tak pernah turun semenit pun. Jonghyun menunjukkan sebuah permainan gitar solo dengan asap yang menyelubunginya ketika dia sedang riffing dihadapan 5.000 penonton. Setelah beberapa lagu, mereka mengenalkan diri kepada para penggemar. Mereka berbicara dalam bahasa Inggris pada kerumunan dan semua orang terkejut ataupun tertawa karena aksen mereka.

Mereka melakukan perkenalan dengan mengatakan bahwa mereka mencintai LA dan mereka mencintai band rock US seperti Bon Jovi dan Band California The Red Hot Chili Peppers. Tentu saja, reaksi pertamaku adalah “Bon Jovi, dimana???”. Yonghwa mengatakan. “Aku cinta LA” dan moment dimana dia meminta orang sound tech untuk menerangi venue sehingga dia dapat melihat kami, para penonton. Orang teknologi pasti sedang istirahat atau melakukan yang lainnya saat itu. Kerumuman mulai memanas dan wanita dibelakangku berteriak “saranghae” untuk member favorit CNBLUE mereka “Saranghaeyo minhyuk!” “Saranghaeyo Jungshin!”, “Saranghaeyo Jonghyun!” dan “Saranghaeyo Yonghwa!” sekencang mungkin.

Lagu terakhir dalam kumpulan lagu yang dibawakan CNBLUE kali itu adalah “I’m a Loner”. Para penonton terkejut karena tingginya energi dan kekuatan riffing rocker yang hendak meninggalkan panggung untuk memberikan kesempatan pada FT Island. CNBLUE keluar dengan sebuah letupan, berjanji bahwa mereka akan memiliki kumpulan lagu yang lebih banyak lain kali dimana memompa kerumunan untuk lagu terakhir mereka “I’m a Loner”. Yonghwa datang ke tengah panggung dan menyanyikan sedikit bagian dari “I’m a Loner” pada kerumunan dan itu tidak memakan banyak waktu dan seketika kerumunan mengikutinya dan berharmonisasi, bernyanyi bersama Yonghwa. Penampilan mereka sangat bersemangat dan kuat, terlihat pada butiran keringat Yonghwa. Dia sungguh memberikan kerumunan sebuah pertunjukkan yang tak pernah terlupakan.

Selanjutnya, giliran FT Island yang membawakan Hello Hello, Love Love Love, I Hope, Love Sick, Severely, sebuah cover dari I’ll Love Everything (dinyanyikan oleh Song Gol Mae) dan juga beberapa lagu lain.

Member FT Island Hongki, Jonghun, Jaejin, Minhwa, dan Seunghyun dapat merasakan cinta dari para penggemar, dari lagu “I love you” dan teriakan tanpa henti mereka. Luar biasa. Ada 3 fan laki-laki yang duduk di sampingku dan mereka melemparkan hati (membuat bentuk hati dengan jemari) untuk FT Island sepanjang waktu. Dan adapun peristiwa dimana mereka hampir jatuh dari tempat duduk mereka karena semua fanboying aktivitas itu. Hongki bertanya kepada pada penonton apakah mereka bisa berbicara dalam bahasa Korea dan dia tertuju pada penonton Non-Korea dan dia terkejut karena sang penonton tampak memahami Hongki.

Sementara FT Island membawakan “Lovesick” sekelompok penggemar menangis karena mereka tidak pernah berpikir bahwa mereka mendapatkan kesempatan untuk melihat FT Island secara langsung. Hongki menenangkan kerumunan dengan suaranya dan dia membuat para wanita jatuh cinta kepadanya lagi dan lagi. Apresiasi para penggemar tumbuh membesar seiring tiap kata yang ia nyanyikan. Mereka juga membawakan lagu sukses terakhir mereka yang layak membuat pingsan. Aku tahu dari menonton banyak penampilan mereka secara online dan akhirnya melihat penampilan mereka secara langsung dengan FT Island memberikan banyak keinginan besar dalam lagu-lagu mereka – sebuah suguhan nyata. Dengan kesempurnaan dalam penampilan mereka, ini membuktikan mengapa mereka memenangkan banyak penghargaan di Korea Selatan.

Selama lagu terakhir, Hongki meminta para penonton untuk duduk dan semua orang melakukannya. Dia memulai bernyanyi pada kerumunan dengan lembut dan kemudian mengatakan “Jump” (lompat!) yang membuat para penonton kembali berdiri di atas kaki mereka yang membuat acara kali ini lebih menyerupai sebuah pesta dibandingkan konser K-pop. Tidak ada waktu yang membosankan dengan FT Island. Hongki berpindah dari sisi satu ke sisi lainnya di setiap sudut panggung dan kemudian dia mengambil bendera penggemar dan melambaikannya, dan para penonton mengikutinya dengan mengambil bendera mereka, dan mengetahui bahwa itu merupakan penghujung acara sesaat sebelum mereka dapat melihat FT Island lagi. Mereka menyelesaikan set mereka tetapi mereka kembali ke atas panggung dengan CNBLUE. Semua orang mengambil foto persaudaraan dua band rock yang berkerja keras di dunia K-Pop. Sebelum FT Island dan CNBLUE meninggalkan panggung, mereka berterima kasih kepada semua orang untuk datang ke konser mereka dan membungkuk pada para penggemar.

Cr : © Joseph Villarroel for K-colors of Korea, cnblue4u
Translation Eng-Ind : casseyong
Edit & Repost : @renioktafiani